• Ini Jawaban Soekarno Kenapa Bendera Indonesia Berwarna Merah Putih

    Di tanggal 17 Agustus 1945 tepat pada pukul 10.00 WIB, bendera merah putih telah dikibarkan dengan gagah. Dia menjadi identitas kebanggaan sekaligus kejayaan Indonesia. Berdiri tegak sejajar dengan bendera negara lain.


    "Sekarang bendara Republik Indonesia telah berkibar sejajar dengan bendera negaralain. Kalau pun diturunkan lagi, ini bukanlah proses yang mudah, karena ini harus melangkahi mayat dari tujuh puluh dua juta bangsaku. Apapun yang terjadi, kami tidak akan melupakan semboyan revolusi: Sekali Merdeka Tetap Merdeka!," kata Soekarno.

    Tapi yang masih dalam pikiran kita adalah mengapa dipilih dengan warna merah putih?

    "Warna-warna itu tidak begitu saja diputuskan untuk Revolusi. Warna-warna itu berasal dari awal penciptaan manusia. Darah seorang wanita berwarna merah. Sperma seorang laki-laki putih. Matahari berwarna merah. Bulan berwarna putih," kata Soekarno seperti ditulis Cindy Adams dalam biografi Soekarno, Penyambung Lidah Rakyat.

    Menurut Soekarno tanah di Nusantara berwarna merah, sementara getah tumbuhan berwarna putih. Orang Jawa sudah sudah menyajikan bubur merah putih selama ratusan tahun.

    "Merah adalah lambang keberanian, Putih adalah lambang kesucian. Bendera kami sudah ada sejak 6.000 tahun lalu," lanjut Soekarno.

    Di awal kemerdekaan, seluruh warga pelosok Indonesia mendapatkan kiriman bendera merah putih yang terbuat dari kertas, siapa lagi kalau bukan Soekarno yang mengirimkan bendera tersebut. Hal itu pun membuat seluruh rakyat Indonesia bangga kepada perjuangan-perjuangan para pahlawan Indonesia.
  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar