• Jangan Memakai Bra Yang Salah, Kalau Tidak Kamu Yang Akan Menjadi Korban Selanjutnya

    Hasil survey yang di lakukan WHO (World Health Organization) terdapat sekitar 80 persen wanita di dunia ini tidak menggunakna bra yang pas dengan payudaranya. Malahan menggunakan bra yang lebih kecil bahkan yang lebih besar. Alasannya berbagai macam, mulai dari suka dengan modelnya, enggan membeli yang baru, atau karena tidak merasa kekecilan atau kebesaran.

    Penyebab buruk bisa di berikan jika wanita terus-menerus menggunakan bra yang tidak sesuai ukuran dapat menyebabkan beberapa efek buruk. Penasaran apa saja itu? Kami akan membahasnya disini.
    1. Payudara menjadi kendur
      Jika bra terlalu ketat maka dapat menyebabkan kerusakan kulit dan mengurangi sirkulasi darah, serta rasa tidak nyaman. Bahkan jika bra tersebut lebih besar dari ukuran payudara, bisa menyebabkan payudara Anda menjadi kendur. Pemilihan ukuran bra harus sangat di perhatikan oleh para wanita di dunia untuk menjaga payudara agar lebih sehat.
    2. Sakit kepala
      Bra yang terlalu kecil/sempit bisa mengakibatkan sakit kepala karena ada tekanan berlebihan pada punggung, dan akan berhubungan ke otot leher sehingga bisa menyebabkan sakit kepala.
    3. Sakit leher
      Ini hanya bisa terjadi dengan pemilik payudara yang besar, karena payudara yang besar akan memberikan ketegangan otot pada leher, maka dari itu pakailah bra yang sesuai ukuran karena bisa membuat leher Anda semakin sakit dan nyeri jika tidak sesuai ukuran. Jika bra kebesaran, maka leher akan menjadi satu-satunya penahan payudara tanpa dibantu oleh bra. Sangat menyiksa.
    4. Nyeri dipunggung
      Hampir sama seperti dengan poin 2, bra yang terlalu kecil dan ketat akan mempengaruhi pergerakan di bagian punggung yang sangat terbatas. Tali bra sangat mempengaruhi pergerakan punggung yang harusnya bisa bergerak bebas. Awalnya tidak akan terasa sakit, tapi lama-kelamaan akan terasa nyeri.
    5. Sesak napas
      Memakai bra yang terlalu ketat tidak akan benar-benar merasakan sesak nafas, tapi sebenarnya ini lebih berpengaruh kepada bagian tulang rusuk, karena tulang rusuk berhubungan langsung pada mekanisme pernapasan kita sehari-hari, akan sangat mempengaruhi konsentrasi oksigen dan karbon dioksida dalam darah.
  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar